Pada abad ke 18, Keluarga Han dikenal sebagai keluarga Tionghoa terkaya pada masa kolonial Belanda. Keluarga yang berasal dari Lasem, Jawa Tengah ini memainkan peran penting dalam mengonsolidasi kekuasaan Belanda di Jawa Timur.

Karena kedekatan keluarga ini dengan VOC, bukan hanya jabatan yang mudah diraih. Tetapi bisnis keluarga ini pun lancar, mulai tebu, karet, hingga gula.

Bahkan Kapiten Han Chan Piet bisa membeli tanah pemerintah yang dijual oleh pemerintahan Prancis dan Inggris (1806 – 1815), Herman Willem Daendels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda. Han Chan Piet berkenan membeli aset negara seharga 400.000 dolar Spanyol.

Karena jasa pembelian asetnya di Besuki dan Panarukan, Daendels mempromosikan Han Chan Piet ke jabatan yang lebih bermartabat, yaitu Majoor der Chinezen.

Salah satu peninggalan keluarga Han di Surabaya yang masih bisa dijumpai hingga sekarang ialah Rumah Abu Han.

Share To Your Friend :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Terkait