Gunung Kelimutu yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, dikenal luas karena memiliki tiga danau kawah di puncaknya. Ketiga danau tersebut adalah Tiwu Ata Polo, Tiwu Ko’o Fai Nuwamuri, dan Tiwu Ata Mbupu.
Keunikan utama Danau Kelimutu terletak pada warna airnya yang dapat berubah-ubah dalam periode tertentu. Warna danau bisa tampak biru, hijau, cokelat, hingga merah gelap, dan perubahan ini dapat terjadi dalam hitungan minggu, bulan, atau bahkan hari.

Fenomena perubahan warna ini menjadikan Danau Kelimutu berbeda dari danau kawah lainnya di Indonesia. Banyak wisatawan datang dengan rasa ingin tahu karena setiap kunjungan dapat menyajikan pemandangan yang tidak sama.
Salah satu faktor utama yang menyebabkan perubahan warna Danau Kelimutu adalah kandungan mineral dalam airnya. Air danau kawah ini mengandung berbagai mineral hasil pelapukan batuan vulkanik, seperti besi, mangan, dan belerang.
Selain mineral dan gas, suhu air juga memengaruhi perubahan warna danau. Ketika suhu air meningkat, endapan mineral di dasar danau dapat terangkat ke permukaan. Pergerakan mineral ini mengubah komposisi air dan berdampak pada warna yang terlihat dari permukaan.
0 Komentar