Musim hujan membuat pengendara motor harus lebih waspada saat berkendara. Jas hujan pun menjadi perlengkapan wajib bagi pengendara. Ada banyak model jas hujan. Mulai dari jas hujan ponco, ponco 2 kepala, setelan jaket dan celana, bahkan yang mengcover semotor-motornya juga.
Namun, pemilihannya tidak bisa sembarangan. Selain faktor kenyamanan, aspek keselamatan juga harus menjadi perhatian utama.
Dilansir dari akun youtube CNN Indonesia, menurut Sony Harisno, seorang Pakar Keselamatan Berkendara, jas hujan yang paling sesuai dengan standart keamanan berkendara adalah yang two pieces atas setelan. Selain lebih praktis, juga tidak menghalangi pandangan dan juga tidak membahayakan pengendara mtoor dan pengendara kendaraan lainnya.
1. Pilih Jenisnya Sesuai Aktivitas
- Ponco: Lepas-pasang di badan, mudah dipakai di tas, cocok untuk pemakai sepeda/motor.
- Setelan (jaket + celana): Memberi perlindungan lebih lengkap untuk berkendara jauh atau hujan deras.
- Kombinasi: Kadang berupa ponco dengan celana terpisah — fleksibel untuk berbagai kondisi.
2. Perhatikan Bahan
- PVC / Vinyl: Murah & tahan air, tapi kurang breathable (mudah “gerah”).
- Polyester + Lapisan PU: Lebih ringan, fleksibel, dan tidak terlalu panas.
- Nilon + Coating Tahan Air: Pilihan yang seimbang antara berat, kenyamanan, dan ketahanan.
Tips: Cari yang punya ventilasi udara/mata-mata udara agar tidak mudah berkeringat.
3. Pastikan Anti Bocor 100%
- Jahitan harus rapi dan rapat atau dilengkapi lapisan tahan air di jahitan.
- Ada bagian pergelangan kaki dan pergelangan tangan yang rapat sehingga air tidak masuk.
4. Kenyamanan & Ukuran
Pilih ukuran yang longgar namun tetap pas. Untuk setelan, pastikan kamu masih nyaman bergerak (termasuk saat naik motor/sepedaan).
5. Praktis & Mudah Dibawa
Cover/tas kecil untuk jas hujan sangat membantu saat tidak dipakai. Model yang bisa dilipat compact cocok untuk disimpan di tas/sepeda/motor.

6. Fitur Tambahan yang Oke
- Kaca mata/visor anti-embun: untuk visibilitas.
- Reflektor cahaya: meningkatkan keamanan saat malam.
- Karet pergelangan & hood yang bisa disetel: supaya hujan tidak masuk.
7. Sesuaikan dengan Cuaca
- Untuk hujan ringan–sedang: ponco atau jaket tipis cukup.
- Untuk hujan deras atau perjalanan jauh: pilih bahan lebih tebal + setelan lengkap.
8. Budget vs Kualitas
Jas hujan murah bisa cukup untuk penggunaan sesekali.
Kalau sering kehujanan (mis. commuter tiap hari), investasi pada kualitas yang lebih tinggi sering kali lebih awet & nyaman.
0 Komentar